You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Job Fair Disnakertransgi DKI Berhasil Serap 1.367 Pekerja
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Job Fair Disnakertransgi DKI Berhasil Serap 1.367 Pekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) berhasil menyelenggarakan bursa kerja atau job fair tahun ini dengan pencapaian signifikan.

"Data penyerapan ini valid dan dapat dipertanggungjawabkan,"

Tercatat, sebanyak 1.367 pencari kerja berhasil terserap dan telah menandatangani kontrak kerja melalui ajang bursa kerja yang mempertemukan ribuan pelamar dengan berbagai perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta, Syaripudin mengatakan, indikator utama keberhasilan job fair adalah jumlah pelamar yang benar-benar berhasil memperoleh pekerjaan.

Job Fair Manggarai Sediakan 500 Lowongan Kerja

“Kami melakukan evaluasi dan pemantauan secara rutin untuk memastikan bahwa data penyerapan ini valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Kamis (7/8).

Syaripudin menyampaikan, angka 1.367 pekerja terserap tersebut bukan hanya hasil proses seleksi awal, melainkan telah melewati seluruh tahapan rekrutmen hingga penandatanganan kontrak. Data ini dihimpun dari laporan resmi masing-masing perusahaan peserta job fair.

Berdasarkan data yang diperoleh, sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja tahun ini antara lain, perdagangan besar dan eceran seperti ritel modern dan swalayan; akomodasi dan penyediaan makan dan minum, termasuk hotel, restoran, dan kafe; transportasi dan pergudangan, khususnya logistik dan ekspedisi.

Menyusul sektor industri pengolahan seperti makanan, minuman, dan manufaktur ringan; lalu jasa layanan seperti kebersihan, keamanan, dan jasa rumah tangga.

“Sektor-sektor ini dinilai selaras dengan profil tenaga kerja Jakarta, terutama lulusan SMK, SMA, dan diploma. Ke depan, Disnakertransgi akan memperluas cakupan ke sektor teknologi digital, industri kreatif, dan kesehatan, untuk menciptakan peluang kerja yang lebih beragam dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dikatakan Syaripudin, Dinas Nakertransgi DKI Jakarta melakukan seleksi ketat terhadap perusahaan peserta serta mengadakan rapat teknis sebelum pelaksanaan untuk menjamin transparansi proses rekrutmen.

Selain itu, Dinas Nakertransgi DKI Jakarta juga memantau hasil job fair secara berkala melalui laporan jumlah pelamar, kemajuan seleksi, dan jumlah pekerja yang diterima.

“Kami pastikan lowongan yang dibuka benar-benar valid dan dibutuhkan perusahaan, serta memastikan penyerapan tenaga kerja terlaksana dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak ada yang sekadar formalitas,” ucapnya.

Ia menambahkan, Dinas Nakertransgi DKI Jakarta juga menerapkan sistem pemantauan berkelanjutan terhadap pekerja yang telah ditempatkan. Sistem ini didukung oleh registrasi digital dan pemantauan lapangan oleh petugas pengantar kerja, yang secara rutin berkoordinasi dengan perusahaan terkait status pekerja, masa percobaan, atau potensi pemutusan hubungan kerja.

Ia menilai, dengan sistem dan pendekatan menyeluruh ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat terus menekan angka pengangguran serta memperluas peluang kerja yang inklusif dan berkelanjutan.

“Tujuan kami bukan hanya menyalurkan tenaga kerja, tapi juga memastikan mereka bisa bertahan dan berkembang dalam pekerjaannya,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39533 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3435 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1705 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1553 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1317 personDessy Suciati